Selamat datang di kelas kimia SMA Negeri 5 Luwu Utara
Showing posts with label Kimia :Hidrolisis Garam. Show all posts
Showing posts with label Kimia :Hidrolisis Garam. Show all posts

Wednesday, February 13, 2019

Soal Perhitungan Hidrolisis garam

Soal:
pH dari larutan yang merupakan campuran dari 100mL CH3COOH 0,2 M dan 100 ml NaOH 0,2 M , jika Ka CH3COOH = 10-5 adalah ....
A.   9
B.   8
C.   7
D.   10
E.   11
Pembahasan
CH3COOH = 0,1 L x 0,2 mol/L
        = 0,02 mol
        NaOH  = 0,1 L x 0,2 mol/L
        = 0,02 mol
Untuk menentukan jenis reaksi asam basa yang terjadi maka dapat ditentukan dengan membuat table ABS
Reaksi
CH3COOH     +    NaOH      ßà    CH3COONa      +     H2O
Awal
0,02 mol
0,02 mol
-
-
Bereaksi
0,02 mol
0,02 mol
0,02 mol
0,02 mol
Sisa
-
-
0,02 mol
0,02 mol
Berdasarkan table ABS diatas maka reaksi asam basa yang terjadi adalah reaksi hidrolisis. Indikatornya adalah kedua pereaksi habis bereaksi sehingga pH dapat ditentukan dengan cara:
Menentukan nilai konsentrasi garam:
[CH3COONa] = Mol garam/Volume total (L)
                      = 0,02 mol/0,2 L
                      = 0,1 M
Setelah konsentrasi garam ditentukan maka langkah selanjutnya adalah menentukan nilai [OH-] dengan cara:
[OH-] = ((Kw x [CH3COONa] /Ka)1/2
         = ((1 x 10-14) x (1 x 10-1))/ 1 x 10-5)1/2
         = 1 x 10-5
Langkah selanjutnya adalah menghitung nilai pOH dengan cara:
pOH = -log [OH-]  
        = - log 1 x 10-5
        = 5
Maka nilai pH dapat dihitung dengan persamaan:
pH = 14 - pOH
      = 14 – 5 = 9

                                                                                                Jawaban : A

Soal Perhitungan pH Hidrolisis


Soal 1
pH dari larutan garam NH4CN  0,2M. Diketahui Ka HCN = 4,0 x 10­-10 mol/L, KbNH3 = 1,8 x 10­­-5 mol/L adalah .....
A. 8,287                    
B. 8,227                                
C. 8,872
D. 8,827
E.  8,927

Pembahasan
[H+] = ((Kw x Ka)/Kb)1/2
        = ((1 x 10-14) x (4 x 10-10)/ 1,8 x 10-5)1/2
        = 14,9 x 10-10

pH  = -log [H+]
       = -log (14,9 x 10-10)
            = 8.827


     Soal 2
      
     Jika 5,35 g NH4Cl ( Mr = 53,5 ) dilarutkan dalam air hingga volumenya menjadi 250 mL, akan diperoleh larutan dengan pH . . . .(KbNH3 = 1x 10-5)
A.      5 – log 2                                                              
B.      9 – log 4                                                              
C.      5
D.     5 + log 4
E.      9 – log 4
Pembahasan
Mol NH4Cl  = Massa/Mr
                     = 5,35 gram/53,5 gram  mol-1
                                = 0,1 mol
[NH4CL] = Mol/Volume (L)
                = 0,1 mol/0,25 L
                =  0,4 M

Garam NH4Cl berasal dari basa lemah dan asam  kuat berarti bersifat asam sehingga ion [H+] dapat ditentukan dengan cara:
[H+] = ((Kw x [NH4Cl] /Kb)1/2
         = ((1 x 10-14) x (4 x 10-1))/ 1 x 10-5)1/2
         = 2 x 10-5
   pH = -log [H+]  
        = - log 2 x 10-5
        = 5 – log 2
  

Monday, February 11, 2019

Soal Sifat Garam Hidrolisis

Soal 1

Jika suatu asam lemah dicampur dengan basa kuat, maka akan terbentuk larutan garam yang bersifat . . . .

A.  Asam dimana pH > 7
B.  Basa dimana pH < 7                           
C.  Netral dimana  pH= 7
D.  Asam  dimana pH < 7
E.   Basa dimana pH 7
Jawaban : E
Pembahasan
Sifat larutan garam yang terhidrolisis dapat dikelompokan berdasarkan jenis asam dan basa pembentuknya :
a. Garam dari asam kuat dan basa lemah terhidrolisis mebentuk larutan garam yang bersifat asam (pH < 7)
b. Garam dari asam lemah dan basa kuat terhidrolisis mebentuk larutan garam yang bersifat basa (pH > 7)
c.   Garam dari asam lemah dan basa lemah  terhidrolisis membentuk larutan garam yang dapat bersifat asam, basa, atau netral.
-       Larutan garam bersifat asam (pH < 7 ) jika Ka>Kb
-       Larutan garam bersifat basa (pH > 7 ) jika Ka<Kb
-       Larutan garam bersifat netral (pH = 7) jika Ka = Kb

Soal 2
Jika suatu asam kuat dicampur dengan basa lemah, maka akan terbentuk larutan garam yang bersifat . . . .
A.  Asam dimana pH > 7
B.  Basa dimana pH > 7                           
C.  Netral diman pH = 7
D.  Asam  dimana pH < 7
E.   Basa dimana pH > 7

Jawaban : D
Pembahasan
Sifat larutan garam yang terhidrolisis dapat dikelompokan berdasarkan jenis asam dan basa pembentuknya :
a.  Garam dari asam kuat dan basa lemah terhidrolisis mebentuk larutan garam yang bersifat asam (pH < 7)
b.  Garam dari asam lemah dan basa kuat terhidrolisis mebentuk larutan garam yang bersifat basa (pH > 7)
c.   Garam dari asam lemah dan basa lemah  terhidrolisis membentuk larutan garam yang dapat bersifat asam, basa, atau netral.
-       Larutan garam bersifat asam (pH < 7 ) jika Ka>Kb
-       Larutan garam bersifat basa (pH > 7 ) jika Ka<Kb
-       Larutan garam bersifat netral (pH = 7) jika Ka = Kb

Soal 3
Larutan garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah akan bersifat asam, jika . . . .
A.  Ka>Kb                    
B.  Ka<Kb                                                          
C.  Kb>Ka
D.  Ka = Kb
E.   Kb Ka
Jawaban : A
Pembahasan
Garam dari asam lemah dan basa lemah  terhidrolisis membentuk larutan garam yang dapat bersifat asam, basa, atau netral.
-       Larutan garam bersifat asam (pH < 7 ) jika Ka>Kb
-       Larutan garam bersifat basa (pH > 7 ) jika Ka<Kb
-       Larutan garam bersifat netral (pH = 7) jika Ka = Kb
a.  Ka>Kb( Asam )                                        
b.  Ka<Kb ( Basa )                                      
c.   Kb>Ka( Basa )
d.  Ka = Kb( Netral )

Soal 4
Larutan KCN dalam air akan bersifat basa, reaksi yang menunjukkan terjadinya sifat basa tersebut adalah...
A.       K+    +    OH-→   KOH
B.      CN +    H→   HCN
C.       K+    +    H2O  →   KOH +  H+
D.      CN-  +    KOH  →   KCN  + OH-
E.       CN-  +  H2O    →   HCN + OH-
Jawaban : E
Pembahasan :
Karena Hidrolisis yang berasal dari asam lemah menghasilkan ion  OH- . akibatnya kosentrasi ion OH- menjadi lebih tinggi dibandingkan konsentrasi ion H+. Dengan demikian, larutan garam tersebut bersifat basa dan memiliki pH > 7.



Tuesday, February 5, 2019

Soal Hidrolisis Larutan


Soal OSK Kimia 2018


Di antara larutan garam dengan konsentrasi 0,1 M berikut yang memberikan nilai pH paling tinggi adalah....


A. NaCl

B. NaNO3

C. NaClO4
D. NaHSO4
E. NaHCO3 

Pembahasan
Sahabat perlu ingat bahwa pH memiliki rentang 0 s/d 14 dimana rentang 0<pH<7 merupakan senyawa yang bersifat asam sedangkan rentang 7<pH<14 merupakan senyawa yang bersifat basa. Nah pertanyaan pada soal ini adalah senyawa yang memberikan pH paling tinggi sehingga senyawa garam harus bersifat basa. Larutan garam yang bersifat basa harus berasal dari basa kuat dan asam lemah. 

untuk menentukan spesi masing masing garam di atas maka kita harus mengurai garamnya menjadi ion ionnya:


NaCl →  Nadan   Clion ini berasal dari NaOH (basa kuat) + HCl (asam kuat)
NaNO3 → Nadan NO3-  ion ini berasal dari  NaOH (basa kuat) + HNO3 (asam kuat)
NaClO→ Nadan ClO4- ion ini berasar dari NaOH (basa kuat) + HClO(asam kuat)
NaHSO→ Nadan HSO4-  ion ini berasal dari NaOH (basa kuat) + H2SO4 (asam kuat)
NaHCO3 → Nadan HCO3ion ini berasal dari NaOH (basa kuat) + H2CO3 (asam lemah)
sehingga jawaban yang paling tepat adalah E.

Monday, February 4, 2019

Soal Hidrolisis Kimia SBMPTN 2018


Soal 
Dietilamina (C2H5)2NH merupakan basa lemah dengan Kb = 9 × 10–4. Suatu larutan dibuat dengan mencampurkan 90 mL larutan dietilamina 0,01 M dan 10 mL larutan HCl 0,09 M. Larutan yang dihasilkan memiliki pH ....

(A) 4 – log 9
(B) 6,5
(C) 6 – log 9
(D) 8
(E) 8 – log 9
Pembahasan:
Jumlah mol (C2H5)2NH = 90 mL  × 0,01 M
                                  = 0,9 mmol
Jumlah mol HCl = 10 mL × 0,09 M
                        = 0,9 mmol

Dietilamin (C2H5)2NH merupakan basa lemah dan HCl merupakan basa kuat. Campuran tersebut memiliki kemungkinan untuk membentuk larutan penyangga atau mengalami hidrolisis. Untuk menentukan apakah larutan tersebut membentuk buffer atau mengalami hidrolisis maka sahabat harus membuat tabel ABS sebagai berikut: 



Reaksi
(C2H5)2NH     +    HCl(g)       à    (C2H5)2NH2Cl
Awal
0,9 mmol
0,9 mmol
-
Bereaksi
0,9 mmol
0,9 mmol
0,9 mmol
Sisa
-
-
0,9 mmol


Berdasarkan tabel ABS diatas terlihat bahwa kedua pereaksi habis bereaksi, keadaan tersebut mempunyai arti bahwa reaksi asam basa di atas mengalami hidrolisis.

Sehingga untuk menghitung nilai pH, sahabat bisa menggunakan persamaan hidrolisis untuk menyelesaikan persoalan di atas. 


[H+] = ((Kw/Kb) x [garam])1/2
pH = - log [H+]


Oleh karena persamaan di atas membutuhkan [garam], maka terlebih dahulu sahabat harus menentukan konsentrasi garam dengan cara:

[(C2H5)2NH2Cl]      = mmol(C2H5)2NH2Cl/Vol total
                            = 0,9 mmol/100 ml
                            = 0,009 M
                            = 9 x 10-3 M
Maka pH dapat di tentukan sebagai berikut:
[H+]  = ((1x 10-14/9x10-4)x(9 x 10-3))1/2
          = 1 x 10-6,5
  pH = - log 1 x 10-6,5
       = 6,5